Rabu, 24 Oktober 2012

Penyebab Penumpukan Cairan di Paru-Paru


I.    Defenisi


Rongga pleural merupakan rongga di antara paru dan dinding paru dan normalnya terdiri atas lapisan cairan yang sangat tipis. Efusi pleura merupakan keadaan dimana kuantitas atau jumlah carian pada rongga pleura berlebihan.
Efusi pleural adalah pengumpulan cairan dalam ruang pleura yang terletak diantara permukaan visceral dan parietal, proses penyakit primer jarang terjadi tetapi biasanya merupakan penyakit sekunder terhadap penyakit lain. Secara normal, ruang pleural mengandung sejumlah kecil cairan (5 sampai 15ml) berfungsi sebagai pelumas yang memungkinkan permukaan pleural bergerak tanpa adanya friksi 
(Smeltzer C Suzanne, 2002).

II.    Etiologi atau penyebab


Cairan pleura berakumulasi sewaktu formasi carian pleura tidak dapat diabsorpsi seluruhnya karena kelebihan cairan. Pada kondisi normal, cairan masuk ke dalam rongga pleura dari kapiler-kapiler pada pleura parietalis dan diabsorpsi melalui kelenjar limfa yang terdapat pada pleura parietalis. Cairan dapat juga masuk ke rongga pleura dari rongga interstisial dari paru melalui pleura viseralis atau dari kavitas peritoneal melalui lubang kecil pada diafragma. Kelenjar limfa  mempunyai kapasitas mengabsorpsi 20 kali lebih banyak cairan. Karena itu, maka efusi pleura mungkin timbul dimana terjadi cairan pleural yang berlebihan (dari rongga intersisial paru, pleura parietalis, atau pada kavitas peritoneal) atau terjadi penurunan fungsi diabsorpsi cairan dari kelenjar limfa

Penyebab Terjadinya Efusi Pleura                                        
Penyebab efusi pleura transudat, antara lain:
•Gagal jantung kongestif
Penyakit ini merupakan penyebab timbulnya efusi pleura pada 40% pasien dan sering muncul pada kedua sisi. Gagal jantung merupakan penyebab tersering pada efusi bilateral paru, dan jika hanya satu sisi yang terkena biasanya di sebelah kanan ( karena biasanya pasien berbaring ke kanan)
•Perikarditis
•Kelebihan cairan di jaringan tubuh menyebabkan cairan masuk ke rongga pleura, keadaan ini terlihat pada penyakit ginjal, pada pasien dengan penyakit saluran cerna dengan gangguan absorbsi, dan pemberian cairan intravena yang berlebihan.
•Penyakit hati
Sekitar 5% pasien dengan sirosis hati berkembang menjadi efusi pleura.
•Meig’s Sindrom
•Dialisis Peritoneal
•Efusi pleura maligna/paramaligna: karena atelektasis pada obstruksi bronkial, atau stadium awal obstruksi limfatik.


Penyebab efusi pleura eksudatif :
•Tumor pleura
•Tuberkulosis
•Pneumonia
•Keganasan: metastasis (karsinoma paru, kanker mammae, limfoma, ovarium dan lain-lain), mesothelioma
•Emboli paru
•Infeksi virus, jamur, atau parasit yang melibatkan paru mungkin akan menyebabkan efusi pleura
•Penyakit jaringan ikat, meliputi rheumatoid arthritis, lupus, sjogren sindrom
•Penyakit abdomen: penyakit pankreas, abses intraabdominal, hernia diafragmatika
•Penyakit hati
•Trauma
•Penyakit pleura diinduksi obat: amiodaron, bromokriptin
•Dan lain-lain


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar